Hipnosis Tanpa Gagal

hipnosis tanpa gagalBagi siapa saja yang baru mempelajari hipnosis, kegagalan bagaikan sebuah momok yang selalu dihindari. Padahal dengan mengalami kegagalan dalam melakukan hipnosis, dapat membuat seorang Hypnotist lebih banyak menguasai metode dan juga teknik untuk membuat subyek memasuki kondisi hipnosis. Namun tetap saja melakukan hipnosis tanpa gagal adalah keinginan bagi setiap pembalajar hipnosis.

Melakukan hipnosis tanpa gagal memang jarang dan sulit ditemui, karena kegagalan dalam hipnosis dapat dikatakan suatu hal yang sarat akan pembelajaran. Walaupun dalam melakukan hipnosis disarankan untuk mengalami kegagalan, namun setidaknya kita dapat menimalisir kegagalan dalam proses hipnosis.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk Anda agar terhindar dari kegagalan hipnosis :

  • Memahami setiap teori yang telah diajarkan dalam sebuah pelatihan dan juga memahami teori yang dipelajari secara otodidak adalah sebuah hal yang bersifat mutlak. Teori adalah penonggak keberhasilan dalam mempraktekkan hipnosis. Teori memiliki peranan yang penting, oleh karenanya jangan anggap sepele teori yang telah Anda pelajari.
  • Sebelum melakukan hipnosis kepada subyek, pastikan subyek sudah merasa aman dan nyaman dengan Anda. Karena kondisi aman dan nyaman inilah yang dibutuhkan oleh pikiran bawah sadar subyek, dan sebuah kondisi yang sangat mendukung keberhasilan hipnosis.
  • Berikan pemahaman terlebih dahulu tentang kondisi, fenomena dan juga proses hipnosis kepada subyek. Pemahaman tentang hal ini pada subyek sangat mempengaruhi keberhasilan dalam mempraktekkan hipnosis.
  • Lakukan tes sugestibilitas seperti tidak bisa membuka mata (eye catalepsy), tangan terkunci (locking the hand), tidak bisa membengkokkan tangan (hand catalepsy) dan yang lainnya. Tujuan dilakukannya tes sugestibilitas ini selain digunakan untuk mengetahui level sugestibilitas pada subyek, hal ini juga digunakan untuk memberikan hypnotic training atau “mengenalkan kondisi hipnosis” pada pikiran subyek.
  • Shock Induction atau induksi cepat sering juga gagal digunakan dalam sesi pertama hipnosis. Untuk meningkatkan level keberhasilan Anda dalam melakukan hipnosis, gunakanlah teknik progressive relaxation agar subyek tidak merasa di intimidasi dan merasa dilecehkan. Karena beberapa orang terkadang memiliki “figur otoritas” di dalam dirinya yang tidak ingin disuruh-suruh. Dan Anda bisa menggunakan teknik shock induction pada sesi hipnosis kedua.

Hipnosis tanpa gagal dapat dikatakan mempelajari hipnosis tanpa belajar. Namun juga bukan berarti harus dan selalu saja menjumpai kegagalan dalam hipnosis. Bersahabat dengan kegagalan dan mencari tahu penyebab kegagalan dapat menjadi sebuah pembelajaran untuk kita semua dalam menekuni dunia hipnotisme.

Comments

  1. mohammad taufiq says:

    Tips2 nya luar biasa

Speak Your Mind

*